Hello… I’m Still a Blogger

Duh, udah lama nggak buat postingan di blog saya tercinta ini. Ya, ini adalah blog yang paling saya cintai (davidusman.wordpress.com). Banyak cerita di blog ini yang membuat saya jadi begini (begini knapa?).

Meski bukan blogger terkenal, saya bangga menjadi seorang Blogger. Dan blog saya ini adalah cikal bakal saya merintis profesi sebagai blogger. Manteng tiap hari di depan laptop sekedar mencurahkan isi hati. Menuangkan ide dan belajar. Dan itu dimulai dari sini, davidusman.wordpress.com. Dan malam ini, saya rindu mencurahkan isi hati di blog ini.

Saya nggak akan lupa, ketika tulisan pertama saya di blog ini yang di padati pengunjung dan komentar. Begitulah jadi blogger pemula. Ada putus asa ketika tulisan demi tulisan yang dibuat hanya menghasilkan seorang pengunjung tetap, yakni diri kita sendiri! Tapi ada kepuasan ketika sebuah tulisan menjadi trend. Dikomentari sekian banyak orang, dan di copas di banyak blog dan situs. Bukan untuk menyombongkan, mungkin lebih membuat semangat kepada rekan blogger pemula silakan cek keyword di Google “10 bantahan tentang jilbab” atau “Cara Manual Mengetahui Jenis Motherboard”. Selain menempati top search juga tulisan yang banyak di copy di blog atau situs.

Lalu saya membuat sebuah blog lagi di blogspot, yaitu davidusman.blogspot.com. Tidak lain adalah keinginan saya memperoleh sedikit penghasilan dari aktifitas ngeblog. Memang sebuah kendala di wordpress untuk menghasilkan sedikit receh, karena wordpress tidak mengijinkan iklan. Di blog davidusman.blogspot.com, alhamdulillah sudah banyak tulisan yang saya hasilkan.

Entah penilaian dari mana, sebuah situs news.indonewyork.com menawari saya menjadi penulis/editor untuk webnya. Mulai pula saya “berpetualang” di web dengan beragam tulisan. Saya pikir, seorang blogger memang harus mampu menjadi seorang… blogger! Ya, menerima tantangan menulis dan menuangkan fikiran di mana saja. Tidak hanya di news.indonewyork.com, saya juga menulis dan menjadi anggota bloggerbekasi.com. Disana, saya juga menulis beberapa artikel.

Aktifitas ngeblog, akan terasa kurang tanpa kita mengikuti kontes blog. Bukan untuk “beradu ilmu”, tapi justru menambah pengalaman dan mengoreksi kekurangan. Kontes pertama saya di bloggerbekasi.com, kontes kedua di blogdetik.com dan saat ini saya mengikuti kontes di iPaymu.com yang merupakan kontes SEO dengan keyword “iPaymu.com Pembayaran Online Indonesia.

Saya juga membuat sebuah blog lagi yang mungkin bermanfaat bagi pembelajaran IT dan pengetahuan komputer, yaitu Kursus Komputer Gratis Online. Silakan ikuti dan mendaftar atau hanya sekedar membaca ke http://kursuskomputergratisonline.blogspot.com.

Sekarang, saya kembali ke blog yang pertama mengiringi saya untuk menemui anda. Pengunjung atau mungkin pembaca setia saya yang sudah “bookmark” blog saya ini. Lihat, saya masih disini… dan saya masih seorang Blogger!

Pengumuman

davidusman.wordpress.com sementara tidak bisa kami Update karena kesibukan mengelola 2 buah blog kami. Silakan ke davidusman.blogspot.com untuk tetap mendapatkan update terbaru tentang tulisan saya.

Terima kasih dan mohon maaf

David Usman

Mesir Halang-halangi Konvoi Kemanusian ke Gaza

Konvoi Urat Nadi Kehidupan 3 terpaksa bermalam di tempat terbuka untuk malam yang kedua kalinya secara berturut-turut di pelabuhan Aqaba Yordania, setelah Mesir bersikukuh pada penolakannya untuk memberikan jalan ke konvoi itu ke Jalur Gaza kecuali melalui jalan yang sudah ditentukan sebelumnya, yaitu jalan Pelabuhan El-Arish, bukan masuk melalui Pelabuhan Nuweiba.

Kepala konvoi itu, George Galloway mengatakan bahwa surat yang diterima oleh penyelenggara konvoi itu dari pihak berwenang Mesir agar konvoinya itu melalui Pelabuhan Nuweiba sangat terlambat, dan karena itu pihaknya tidak dapat memenuhi persyaratan Kairo.

Anggota parlemen Inggris itu menjelaskan, pihaknya telah membuat usulan jalan tengah kepada pihak berwenang di Mesir, yakni konvoi akan melalui lautan sampai di Nuweiba dan kemudian dari sana melalui jalan darat menuju El-Arish sesuai dengan jalan yang telah ditetapkan oleh Mesir, namun Kairo tidak menanggapi permintaan usulan jalan tengah itu. “Kami menganggap mereka di masa depan bahwa kami tidak akan meminta pengecualian seperti itu lagi,” ujar Galloway seperti dikutip aljazeera, Sabtu (26/12).

Di lain pihak, Jurubicara Departemen Luar Negeri Mesir Hossam Zaki mengatakan, Mesir telah mengatur jalur jalan konvoi itu sebelumnya, dan itu sudah disampaikan ke pihak penyelenggara konvoi beberapa hari sebelum kedatangan mereka di Yordania. Zaki menekankan bahwa Mesir tidak dapat menerima perubahan apapun terkait jalur konvoi itu.

Lebih lanjut Jurubicara Mesir itu mengatakan dalam sebuah wawancara dengan aljazeera bahwa pihak penyelenggara konvoi mungkin berpikir untuk menjebak Mesir dalam posisi yang sulit, mengingat besarnya konvoi yang memasuki Mesir itu, dan mereka telah menyebar e-mail yang isinya mengatakan “kami ingin menempatkan Mesir di bawah tekanan media.”

“Mesir tidak akan tunduk pada tekanan media ini, dengan cukup jelas saya mengatakannya, karena hal ini kedaulatan milik Mesir, dan masuk ke wilayah ini atau itu adalah ditentukan oleh Mesir, bukan ditentukan oleh panitia konvoi,” tegas Zaki.

Sebelumnya diberitakan adanya kontak terus-menerus untuk menjamin perjalanan konvoi itu, dimana mediasi Turki yang dipimpin oleh Perdana Menteri Recep Tayyip Erdoganmencuat, telah mengirim utusannya ke Amman untuk bertemu dengan konsul Mesir, di samping juga ada mediasi Malaysia yang dipimpin oleh mantan perdana menteri Mahathir Mohamad.

Sementara itu penyelenggara konvoi sudah siap untuk membuat konsesi, dimana mereka tidak akan melakukan tekanan atau tantangan terhadap Mesir, tetapi mereka hanya menginginkan kompromi setelah kedatangan mereka ke Aqaba.

Konvoi Urat Nadi Kehidupan 3 itu diluncurkan dari ibukota Inggris, London, pada 6 Desember lalu, dengan rute Perancis, Italia, Yunani, Turki, Suriah dan Yordania dan kemudian ke Mesir sampai akhirnya tiba di Gaza.

Konvoi itu melibatkan sekitar 500 orang yang dipimpin oleh Jaksa Galloway dengan membawa 250 truk yang sarat dengan bantuan kemanusiaan dan medis dari Eropa dan Turki dan negara-negara Arab lainnya.(milyas/aljzr)

sumber:

http://www.knrp.or.id/berita/aktual/mesir-halang-halangi-konvoi-kemanusian-ke-gaza.htm

Kreatifitas Wong Cilik di Tengah Kesulitan

Memulai bisnis dengan modal besar tentu bukanlah hal yang mudah. Terutama bagi para pendatang kota-kota besar. Dengan modal “dengkul” dan modal “nekat”, mereka mencari penghidupan dikota-kota besar. Modal “dengkul” karena apa yang mereka bawa hingga sampai di kota-kota besar umumnya hanya ongkos yang hanya cukup sampai di tujuan, dan modal “nekat”, karena umumnya pendidikan mereka yang rendah.

Ada yang cukup sukses memang, tapi lebih banyak yang bernasib tidak mujur. Tapi apa lacur, langkah sudah ditapaki dan impian besar sudah terlanjur di dengungkan di kampung halaman. Bertahan adalah satu-satunya jalan! Terlanjur basah, nyebur sekalian…

Dan, ada saja cara mereka bertahan di tengah kesulitan. Tak besar memang hasilnya, tapi cukup untuk mereka bertahan dan menafkahi anak istri, setidaknya dapat bertahan sampai kesempatan itu menghampiri mereka.

Inilah sebagian contoh bisnis-bisnis para wong cilik tersebut yang mungkin sebagian kita tidak tahu, atau mungkin bagi kita yang sudah tahu, cukup berdecak kagum melihat keuletan dan kreatifitas mereka ditengah kesulitan.

Pedagang Kredit Makanan Kecil

Bila kita berada di pemukiman padat di kota Jakarta, kita akan menemukan pedagang keliling makanan kecil yang di pak kecil dan dijual dengan harga Rp. 2000,- sampai Rp. 5000,-. Tidak aneh bukan? Tetapi akan menjadi aneh ketika kita tahu, makanan kecil itu di kreditkan hingga beberapa kali bayar!

Memulai bisnis dengan modal besar tentu bukanlah hal yang mudah. Terutama bagi para pendatang kota-kota besar. dengan modal “dengkul” dan modal “nekat”, mereka mencari penghidupan dikota-kota besar. Modal “dengkul” karena apa yang mereka bawa hingga sampai di kota-kota besar umumnya hanya ongkos yang hanya cukup sampai di tujuan, dan modal “nekat”, karena umumnya pendidikan mereka yang rendah.

Ada yang cukup sukses memang, tapi lebih banyak yang bernasib tidak mujur. Tapi apa lacur, langkah sudah ditapaki dan impian besar sudah terlanjur di dengungkan di kampung halaman. Bertahan adalah satu-satunya jalan! Terlanjur basah, nyebur sekalian…

Dan, ada saja cara mereka bertahan di tengah kesulitan. Tak besar memang hasilnya, tapi cukup untuk mereka bertahan dan menafkahi anak istri, setidaknya dapat bertahan sampai kesempatan itu menghampiri mereka.

Inilah sebagian contoh bisnis-bisnis para wong cilik tersebut yang mungkin sebagian kita tidak tahu, atau mungkin bagi kita yang sudah tahu, cukup berdecak kagum melihat keuletan dan kreatifitas mereka ditengah kesulitan.

Pedagang Kredit Makanan Kecil

Bila kita berada di pemukiman padat di kota Jakarta, kita akan menemukan pedagang keliling makanan kecil yang di pak kecil dan dijual dengan harga Rp. 2000,- sampai Rp. 5000,-. Tidak aneh bukan? Tetapi akan menjadi aneh ketika kita tahu, makanan kecil itu di kreditkan hingga beberapa kali bayar! Inilah cara mereka menjual makanannya agar bias laku di tengah persaingan bisnis dengan toko-toko besar. Mereka pikir, dengan menawarkan dagangannya dengan cara di kreditkan, maka akan terasa ringan bagi masyarakat yang juga berpenghasilan rendah di pemukiman padat di Jakarta. Cukup kreatif bukan?

Gelas plastikpun jadi duit

Anda suka jajanan minuman ringan di gelas plastik? Gelas minuman yang Anda buang itu akan bersih beberapa saat, karena gelas Anda itu masih berharga bagi orang-orang yang bekerja mengumpulkan gelas plastik.  Mereka keliling dengan membawa keranjang sampah atau sebuah karung goni. Tidak besar memang yang di dapat. Perkilo gelas plastik dijual kepada lapak dengan harga sekitar Rp. 4000/kg. Bila rata-rata mereka mendapatkan 2 kg gelas plastik, maka penghasilan mereka hanya Rp. 8000/hari. Cukupkah? Untuk seorang anggota DPR mungkin tidak cukup, tapi nyatanya mereka bisa bertahan hidup.

Lampu Bohlam; Barang Mall harga Kaki lima

Adalah Mansyur, yang tiap hari keliling untuk mencari bohlam-bohlam yang sudah dibuang oleh yang empunya. Bohlam yang dikumpulkanpun bukan bohlam sembarang. Mansyur biasanya hanya memilih dari merk-merk yang terkenal. Puas mengumpulkan bohlam-bohlam tersebut, Mansyur menyortir bohlam tersebut. Lampu bohlam yang masih baik dirangkaikan dengan mesin lampu yang masih baik. Dengan sangat sedikit keahlian elektronik, beberapa lampu berhasil diperbaiki dan bisa berfungsi. Hasilnya? Lampu yang biasa dijual ditoko dengan harga antara Rp. 25.000 hingga Rp. 35.000 dijual Mansyur dengan harga Rp. 5000 hingga Rp. 10.000.

KFC Buka Lapak di Sekolah-sekolah

Berapa harga sepotong ayam goreng tepung di mall-mall? Dan berapa harga sebuah kentang goreng? Dan kini anda bisa menemukannya disekolah-sekolah SD dengan harga antara Rp. 500 hingga Rp. 1000. Depan pagar sekolah memang merupakan sasaran bagi pedagang makanan kecil untuk meraup rupiah. Tapi dengan sasaran anak-anak, mereka harus berkreatifitas untuk menjual makanan dengan harga semurah mungkin dengan bentuk yang semenarik mungkin. Dan ayam goreng serta kentang goreng adalah salah satu favorit anak-anak tersebut. Tapi tentu saja tidak mungkin untuk menjual dengan harga mall. Inilah hasilnya, jajanan dengan harga tidak lebih seribu rupiah, dan mereka mendapatkan kelezatan sebuah “Kentacki Fred Ciken”.

Becak, riwayatmu kini

Semenjak becak dilarang dikota-kota besar, becak “mengungsi” kepinggiran kota. Dengan mangkal di komplek perumahan, para penarik becak masih berharap rizki dari kemalasan penghuni untuk berjalan kaki. Dengan harga sewa yang sangat murah, para penarik becak bisa berharap untuk membawa pulang rupiah. Harga sewa becak perhari sekitar Rp. 4000 dan penghasilan para penarik becak ini antara Rp. 15.000 sampai Rp. 30.000.

Inilah sebagian contoh-contoh cara wong cilik bertahan hidup. Ironis bukan? Disaat para anggota DPR maupun Menteri ribut untuk menaikkan gaji mereka hingga puluhan juta, mereka yang mengaku sebagai wakil dari wong cilik lupa ada orang yang hidupnya berkutat dengan memutar otak dan memutar otot untuk sekedar mendapatkan sekian rupiah dari nol koma lima persen gaji menteri dan anggota DPR. Dan mereka lebih kreatif kan?

Read more: http://news.indonewyork.com/index.php?mod=article&cat=Indonesia&article=454#ixzz0a3tgNATH

Pembantaian Warga Sipil Afganistan Oleh NATO

Komandan NATO Jerman mengundurkan diri setelah ketahuan berbohong tentang pembantaian

Oleh Robert Weller

Seorang komandan NATO terkemuka dari Jerman dan menteri pertahanan junior telah mengundurkan diri setelah rekaman video dirilis mengungkapkan bahwa banyak warga sipil Afghanistan tewas dalam serangan udara pembantaian, seperti yang dilaporkan London Times.

Militer Jerman dengan tegas menyangkal bahwa banyak warga sipil Afghanistan tewas ketika para komandan berbasis pesawat tempur yang disebut di NATO menyerangan terhadap sasaran Talibans dalam apa yang disebut bahkan paling berdarah yang melibatkan Jerman sejak Perang Dunia II.

Dikombinasikan dengan bukti-bukti tambahan yang keluar dari suatu penyelidikan di Britania pejabat mengetahui tentang serangan Irak mungkin tidak diperlukan, tempat untuk Presiden Obama untuk menelepon untuk mengirimkan ribuan tentara lebih banyak ke Afghanistan bisa berakibat lebih buruk. Bahkan dapat berakibat pada situasi yang sama sampai 2003 ketika Presiden Bush kemudian bentrok dengan beberapa pemimpin Eropa atas perlunya perang di Irak.

Para pejabat Afghanistan mengatakan banyak dari mereka yang tewas adalah warga sipil yang sedang berusaha untuk mendapatkan bensin dari truk dibajak oleh Taliban. Ketika mereka menjadi terjebak dalam sebuah sungai, para pemberontak meninggalkan mereka dan mengundang penduduk desa terdekat untuk menguras mereka.

Pejabat Jerman membantah bahwa lebih dari segelintir penduduk desa terbunuh, dan sasaran utama adalah pejuang Taliban. Foto yang diambil oleh pesawat tempur Amerika membuktikan sebaliknya.

Mereka tidak pernah diperlihatkan ke atas pejabat pemerintah Jerman. Franz Josef Jung, menteri pertahanan pada saat itu dan sekarang menteri tenaga kerja, telah membantah ada korban sipil.

Minggu ini mereka diterbitkan oleh Bild Zeitung dan kemudian online.

Hasil Google Translate; terjemahan asli sebagai berikut

Germany’s NATO commander resigns after caught lying about massacre

By Robert Weller

A leading NATO commander from Germany and a junior defense minister have resigned after video footage was released revealing that many Afghan civilians were killed in an air raid massacre, the LondonLondon Times reported.

The German military had ferociously denied that many civilians were killed when its Afghan-based commander called in NATO warplanes for a raid on alleged Talibans in what is being called the bloodiest even involving Germans since World War II. Opposition leaders may call for more heads to roll, even Chancellor Angela Merkel.

Combined with additional evidence coming out of an inquiry in Britain about officials knowing the Iraq attack may not have been needed, the venue for President Obama to call for sending thousands more troops to Afghanistan could hardly be worse. In fact it could result in a situation similar to 2003 when then-President Bush clashed with some European leaders over the need for a war in Iraq.

Afghan officials had said many of those killed were civilians who were trying to get petrol from trucks hijacked by the Taliban. When they became stuck in a river, the insurgents abandoned them and invited the nearby villagers to drain them.

German officials denied that more than a handful of villagers were killed, and the main targets were Taliban fighters. Photos taken by American fighters proved otherwise. They had not been shown to top German government officials. Franz Josef Jung, defence minister at the time and now labor minister, had denied there were any civilian victims. This week they were published by Bild Zeitung and then online.

Sumber : http://www.allvoices.com/contributed-news/4699712-more-lies-emerge-from-afghanistan-about-atrocities-german-commander-quites

Ada apa denganmu Indonesiaku?

Rekayasa ini Milik Siapa?

Sidang pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen dengan tersangka Antasari Azhar dengan menghadirkan saksi Williardi W mengejutkan banyak pihak. Masyarakat tercengang dengan adanya pernyataan saksi bahwa BAP yang dibuat adalah dibawah tekanan pihak kepolisian. Berikut kesaksian yang mengejutkan banyak pihak itu, termasuk kepolisian kali ya?

Entah apa yang sedang terjadi di negri ini? Rekayasa demi rekayasa terkuak. Belum habis kita dikejutkan dengan adanya dugaan rekayasa dalam kasus Bibit-Chandra, kini muncul lagi kasus Antasari.

Kebenaran memang belum lagi terbukti, tapi dugaan kuat sudah terlanjut melekat di masyarakat. Dan pihak kepolisian maupun kejaksaan seperti kehilangan “taring” untuk menepis dugaan itu. Yang akhirnya menambah kuat dugaan masyarakat.

Pemerintahan Korup

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono boleh saja berkata dan memiliki program untuk memberantas korupsi. Tetapi apa lacur, pemerintahan yang terlanjur korup ini telah mengakar kuat dari pejabat teras hingga staf biasa, bahkan pegawai kontrak/magang pun ikut-ikutan. Inilah akar dari semua “gonjang-ganjing” itu.

Korupsi Menjadikan Orang Berduit sebagai Atasan

Buntut-buntutnya, korupsi hanya menjadikan orang berduit menjadi atasanya. Ketika orang berduit minta A, maka koruptor akan menyediakan A. Ketika orang berduit minta B ditangkap, maka koruptor akan menjadikan B pesakitan. Ketika orang berduit minta C dijadikan pulau judi, maka koruptor akan menjadikan C pulau judi. Ketika orang berduit minta dirinya tidak ditangkap, maka besoknya ia sudah ada di Singapura…

Siapa orang  itu?

Siapa orang itu, siapa orang yang bisa mengobrak abrik Indonesiaku. Siapa orang yang bisa menjadikan orang sebagai tersangka, sementara dirinya bebas. Siapa orang yang telah meruntuhkan kepercayaan kepada Kepolisian, Kejaksaan, bahkan kepada pemerintahan ini? Siapakah orang yang bisa mengendalikan Indonesiaku melebihi wewenang Presiden SBY sendiri?

Kembalikan Kepercayaan Rakyat

Bukti memang masih abu-abu, dan tulisan ini juga bukan bermaksud untuk menghakimi salah satu pihak. Tapi masyarakat dan saya terlanjur kecewa, masyarakat ingin bukti bahwa kalaupun penerima suap harus ditangkap, penyuap macam Anggodo CS dan Anggoro pun tentu harus ditangkap. Masyarakat perlu ketegasan, ketika nama SD disebut dalam rekaman, kepolisian seharusnya memberi penjelasan yang lebih masuk akal. Bukan sekedar mempercayai sumpah.

Bila tidak, masyarakat langsung akan yakin kalau ini memang rekayasa. Lebih parah lagi, keyakinan beberapa masyarakat akan rekayasa sebelum kasus ini makin kuat mengalir.  Contohnya kasus ini; AKANKAH INI JUGA REKAYASA, please…tell us, tell us so clearly…

Di Beli

 

Dibeli Sparepart Komputer

Motherboard Soket 478 = Rp. 125.000

Harddisk 10/20 = 60.000/80.000

DDR 256/512 = 40.000/95.000

Processor 1,7/1,8 GHz = 50.000/60.000

Monitor 15/17″ = 185/225